Kamis, 11 April 2013

UTS 2012/2013


UTS T.A 2012/2013

1.    Uraikan secara singkat dan padat proses pembelajaran yang kelompok anda RENCANAKAN. Beri ulasan atas uraian tersebut berdasarkan tinjauan paedagogi praktis abad 21.
Jawab : Proses pembelajaran yang kelompok kami rencanakan adalah proses pembelajaran dengan metode flashcard pada murid TK, dimana pada awalnya kami ingin mengggunakan metode belajar sambil bermain dengan menggunakan flashcard yang gambar pada kartu itu akan ditunjukkan benda aslinya dengan cara menyembunyikan benda tersebut di beberapa tempat kemudian murid-murid tersebut diinstruksikan untuk mencari benda-benda yang sesuai dengan gambar yang sudah ditunjukkan. Ketika kami melakukan observasi lapangan hal itu kami batalkan karena kurang ketersediaan tempat di lokasi tersebut. Setelah melakukan observasi lapangan dan bertanya kepada guru dan kepala sekolahnya mengenai apa-apa saja yang sudah diajarkan kepada murid-muridnya, dimana setiap minggunya mereka akan mempelajari tema-tema yang berbeda dan akhirnya kami memutuskan untuk tetap menggunakan flashcard, dimana di dalam kartu tersebut berisi gambar-gambar yang sesuai dengan tema yang sedang dipelajari di TK itu yaitu “api” seperti lilin, kembang api, pemadam kebakaran dll, dan juga pada masing-masing gambar terdapat bahasa inggris dari masing-masing gambar yang diberikan.
Dari uraian diatas, jika dikaitkan dengan pedagogi abad 21, dimana yang dikenal juga sebagai pedagogi progresif (progressive pedagogy) yang terbagi dua yaitu pedagogi formal dan vernikular (praktis). Pada pedagogi formal, murid-murid itu diberikan pengetahuan mengenai tema yang sedang mereka bahas yaitu “api”, dimana mereka diajarkan hal-hal yang berkaitan dengan api, kemudian praktisnya mereka ditunjukkan gambar-gambar yang berkaitan dengan api beserta cara membaca tulisan yang ada pada gambar yang menggunakan bahasa Inggris. Dimana gambar-gambar tersebut sesuai dengan tema yang sudah di susun secara sistematik oleh pihak sekolahnya.

2.     Uraikan secara singkat dan padat tentang HASIL OBSERVASI dari proses pembelajaran kelompok anda. Beri evaluasi atas uraian tersebut berdasarkan tinjauan paedagogi, tik dan fenomena kontemporer.
Jawab :  Berdasarkan hasil observasi yang sudah kami lakukan, murid-murid itu aktif dan bersemangat mengikuti proses pembelajaran yang kami berikan. Dimana sebelumnya kepala sekolah mereka telah memberi tahu kami bahwa murid-murid TKnya sudah mulai belajar mengenal huruf dan angka dalam bahasa Inggris, sehingga ketika kami memperlihatkan kartu yang berisi gambar dan terdapat bahasa Inggris dari gambar-gambar tersebut dan mengajarkan cara mengeja huruf-huruf tersebut yang kemudian mereka mengikuti apa yang kami ucapkan walaupun kemampuan mengingat kata-kata yang ada pada gambar mereka kurang namun ketika gambar itu ditunjukkan lagi  mereka sudah mampu mengeja huruf-huruf dan melafalkan kata-kata yang ada pada gambar itu cukup baik, hal ini mungkin karena mereka sudah mulai diajarkan mengenal huruf-huruf dan cara membacanya dalam bahasa Inggris. Dari pengajaran yang kami berikan, mereka mendapat pengalaman baru dalam belajar, dimana mereka memperlajari sesuatu yang sesuai dengan tema yang sedang mereka pelajari beserta bahasa asing dari hal-hal yang berkaitan dengan tema tersebut.
Dari uraian diatas, jika dikaitkan dengan pedagogi, TIK, dan fenomena kontemporer, dapat dilihat dari segi pemikiran reflektif, dimana murid-murid TK itu sebelumnya sudah mulai mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan tema yang sedang mereka pelajari yaitu api, dan kemudian mereka mendapatkan pengetahuan baru mengenai hal-hal tersebut seperti bahasa Inggris yang terdapat pada masing-masing gambar dan cara pelafalan dari masing-masing gambar. kemudian dari segi TIK dan pedagogi, dari segi ini kami tidak mengembangkan pangajaran dari segi TIK, namun kami menggunakan TIK ketika kami mencari gambar-gambar yang berkaitan dengan tema yang akan kami ajarkan. Jika ditinjau dari segi kenikmatan belajar, murid-murid TK tersebut menikmati apa yang kami ajarkan kepada mereka, ini dapat dilihat ketika mereka aktif dan bersemangat ketika mengikuti proses belajar mengajar yang berlangsung, dan hal ini kami sebagai pengajar juga merasakan kenikmatan sebagai pengajar, kerena mendapatkan pengalaman mengajar murid-murid TK. Ditinjau dari pedagogi efektif, kami belumlah efektif dikarenakan kami belum terlatih untuk mengajar dan masih kaku dan gugup ketika berbicara di depan kelas.

3.  Tuliskan pandangan anda tentang pembelajaran pada perkuliahan Paedagogi di F. Psikologi USU semester genap TA. 2012/2013 berdasarkan tinjauan Paedagogi Teoritis dan Prinsip-prinsip Paedagogis.
Jawab : berdasarkan tinjauan pedagogi teoritis dan prinsip-prinsip pedagogis, mata kuliah pedagogi di F. Psikologi USU semester genap TA. 2012/2013 menurut saya sudah memenuhi prinsip-prisip pedagogis yaitu mengombinasikan karekter kolektif dan individual pendidikan, serta penghormatan terhadap kepribadian siswa. Dimana proses pedagogi terjadi dalam konteks sekelompok orang yang dikumpulkan sesuai dengan criteria yang berbeda dan mengadopsi  karakteristik tertentu, setiap anggota memilki kekhususan unik yang membedakan dia dari yang lain, dan memilki hak untuk dipertimbangkan dan dihormati. Hal ini dapat dilihat ketika dosen pengampu membagi mahasiswanya kedalam kelompok-kelompok ketika ingin mengerjakan tugas dari mata kuliah pedagogi, dimana setiap kelompok memilki tata cara pengerjaan tugas yang berbeda-beda dari yang lainnya yang kelompok lain itu harus menghormati hak dari setiap kelompok tersebut. Hal ini berkaitan dengan prinsip pedagogi bahwa masing-masing subsistem aktivitas, komunikasi, dan kepribadian saling terkait satu sama lain. Dimana setiap aktivitas kelompok itu terdapat komunikasi antar anggota kelompok dalam mendiskusikan tugas yang diberika oleh dosen pengampu mata kuliah pedagogi dan kepribadiannya terkait satu sama lain karena adanya aktivitas dan komunikasi di dalam kelompok. Dalam pembentukan profesionalitas, dosen pengampu mata kuliah pedagogi telah memilki dimensi-dimensi dalam rangka pembetukan, yang salah satunya adalah pembentukan karakter preventif tidak hanya dalam kaitannya dengan pemecahan masalah melainkan juga dalam rangka mengantisipasi kesulitan dan dalam situasi defisit yang dapat menghambat pemenuhan tujuan. Ini daapt terlihat ketika dosen pengampu tidak bisa hadir tatap muka dengan mahasiswanya, maka dosen pengampu menggunakan altenatif pengajaran yaitu dangan menggunakan blended learning yang menngunakan Gtalk, dimana setiap kelompok mahasiswanya melakukan diskusi secara online membahas materi yang seharusnya di sampaikan di dalam kelas, dan hasil yang didiskusikan oleh kelompok dikirimkan melaui email kepada dosen pengampu agar dapat dilihat hasil diskusi dari masing-masing kelompok. Dengan demikina, pemenuhan tujuan dari pembelajaran tidak terhambat walaupun manggunakan blended learning.


Referensi  Danim, Sudarwan., 2010., Pedagogi, Andragogi, dan Heutagogi. Bandung : Alfabeta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar